Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) merupakan basis nilai ideologis-filosofis yang melandasi visi, misi, dan tujuan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Secara praktis, AIK berfungsi sebagai kerangka etis dalam penyelenggaraan institusi serta rujukan perilaku sehari-hari bagi seluruh civitas akademika, baik dalam lingkup perilaku akademik maupun non-akademik. AIK tidak hanya dimaknai sebagai unit kerja pengelola, melainkan kumpulan nilai (values) yang menjadi basis etik dan etos kerja bagi seluruh warga kampus.
Keberadaan AIK di UMM memiliki posisi krusial sebagai ruh yang menggerakkan dinamika kehidupan universitas, baik secara institusional maupun personal. AIK menjadi kekuatan dan penciri khas yang membedakan civitas akademika UMM dengan warga perguruan tinggi lainnya melalui basis spiritual, moral, dan intelektual. Tanpa ruh AIK, gerak aktivitas warga UMM akan kehilangan daya sebagai Muslim yang mengedepankan integritas dalam melaksanakan darma pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Prinsip kerja dan landasan dasar perilaku civitas akademika UMM dijabarkan dalam enam nilai utama yang disingkat IIIMAN, yaitu Ikhlâsh, Ihsân, Itqân, Ma’iyyah, Amânah, dan Nazâhah. Nilai-nilai ini dirumuskan berdasarkan hasil refleksi terhadap nilai yang dihayati oleh warga UMM yang dipadukan dengan nilai normatif dalam Kepribadian Muhammadiyah. Melalui implementasi nilai IIIMAN, diharapkan UMM menjadi universitas yang terpercaya dalam menebarkan kedamaian, keselamatan, dan ketentraman bagi sesama.
Pendidikan dan pembinaan AIK di UMM didesain secara holistik dan integratif untuk menyasar aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik seluruh warga kampus. Bagi mahasiswa, pembinaan dilakukan melalui perkuliahan reguler dan non-reguler, pemagangan, hingga pengkaderan. Sementara itu, bagi dosen dan karyawan, penguatan dilakukan secara sistemik melalui kegiatan Baitul Arqam, partisipasi aktif di persyarikatan, serta penguatan literasi dasar keislaman dan spiritualitas.
Tujuan akhir dari seluruh rangkaian pendidikan AIK ini adalah terbentuknya manusia pembelajar yang bertaqwa, berakhlak mulia, berkemajuan, dan unggul dalam IPTEKS. Melalui ikhtiar kolektif ini, nilai-nilai AIK diharapkan menjadi nilai yang hidup dan menghidupkan (living values) yang memperkuat visi UMM sebagai universitas terkemuka. Dengan demikian, setiap lulusan dan warga kampus dapat menjadi uswah hasanah atau teladan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.