
Kajian Al-Qur’an Maghrib Isya’ merupakan kegiatan wajib diikuti oleh seluruh MABA GEN 25 sebagai bagian dari pembinaan ruhiyah dan penguatan karakter Islami di lingkungan kampus. Program ini menjadi pondasi penting bagi pembentukan karakter Islami dan pemahaman keagamaan yang kuat di lingkungan kampus.
Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan dalam 4 sesi dimana mahasiswa diwajibkan mengikuti seluruh sesi dengan ketentuan, satu kali offline dan tiga kali online, sesuai jadwal setiap program studi.
Sesi Offline | 1 (satu) kali.
- Check in pukul 16.15 WIB hinggal adzan Magrib
- Join Telegram info Mahasiswa 2025 👉 Lihat Channel
- Sholat magrib berjamaah
- Mendengarkan kajian dan Melakukan resume (download blanko dan cetak menggunakan kertas A4) 👉 Blanko Resume
- Sholat Isya’ berjamaah
- Pengempulan resume dan Check out
Sesi Online | 3 (tiga) kali.
-
- Sholat maghrib di tempat masing masing.
- Mengikuti live streaming di channel resmi aik umm @aik-mkwk
- Subscribe channel YouTube.
- Mengikuti kajian hingga selesai.
- Beri komentar sesuai dengan tema yang dibawakan narasumber, dengan diawali Nama Lengkap, NIM, dan Prodi. Screenshoot komentar sebagai tanda bukti kehadiran.
- Mengisi G-Form yang disediakan di kolom diskripsi.
* Note: Mahasiswa baru akan dapat menulis komentar setelah 10 menit streaming tanpa jeda, pastikan mengikuti streaming dari awal kajian karena formulir akan di sematkan pada komentar secara acak di tengah atau mungkin di ahir live streaming.
Rekap Kehadiran
Rekapan Offline Rekapan Online
| SESI 1 | |
| Narasumber: | Prof. Dr. Wahyudi Siswanto , M.Pd |
| Tangal | Kamis, 02 Oktober 2025 |
| Tema | Membaca Sebagai Jalan Ilmu |
| Kisi Kisi | 1. Membaca sebagai perintah pertama dalam Al-Qur’an 2. Membaca sebagai tradisi ilmuwan. 3. Membaca menjadi cara meningkatkan kualitas diri, membuka wawasan, dan membentuk pola pikir kritis agar menjadi masyarakat yang berkemajuan. |
| 👉 Lihat Postingan | |
| SESI 2 | |
| Narasumber: | Dr. Ahmad Shobrun Jamil, S.Si., M.P. |
| Tangal | Kamis, 16 Oktober 2025 |
| Tema | Al-Qur’an Sebagai Obat |
| Kisi Kisi | 1. Al-Qur’an sebagai penawar (QS. Al-Isra: 82). 2. Dihubungkan dengan konsep obat dan kekebalan dalam ilmu kesehatan. 3. Relevan bagi mahasiswa baru yang rentan stres, butuh adaptasi, dan menghadapi tantangan zaman seperti krisis moral, hoaks, dan overthinking. |
| 👉 Lihat Postingan | |
| SESI 3 | |
| Narasumber: | Lailatul Fithriyah Azzakiyah, S.H.I., M.Pd.I |
| Tangal | Kamis, 23 Oktober 2025 |
| Tema | Stay Close With Qur’an |
| Kisi Kisi | 1. Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia. 2. Membangun hubungan personal dengan Al- Qur’an: menghidupkan interaksi: tadabbur (merenungi makna), bukan sekadar membaca secara lisan. 3. Strategi praktis mendekatkan diri dengan Al-Qur’an. |
| 👉 Lihat Postingan | |
| SESI 4 | |
| Narasumber: | Dr. Fauzik Lendriyono, S. Sos., M.Si |
| Tangal | Kamis, 30 Oktober 2025 |
| Tema | Beyond Circle: Teman yang Menguatkan Ilmu dan Iman. |
| Kisi Kisi | 1. Al-Qur’an menekankan pentingnya pertemanan yang baik (QS. Al-Hujurat: 10) dan mengingatkan agar menjauhi teman yang buruk (QS. Al-Furqan: 27–29). 2. Teman yang baik mendorong untuk belajar, berpikir kritis, dan berbuat baik. 3. Bangun pertemanan yang sehat, produktif, dan saling memberi inspirasi. |
| 👉 Lihat Postingan | |